
Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) salat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
(QS. Al Baqarah [2]:153)
Warna-warna hidup tidak pernah seragam tetapi selalu berubah-ubah.Berbagai warna menyatu dan membentuk susunan yang saling melengkapi. Ada kalanya yang lebih dominan warna bahagia, tetapi seringkali warna yang diselipkan adalah warna-warna duka. Di sinilah dibutuhkan suatu keyakinan yang kuat bahwa Allah SWT sedang menghiasi sulaman hidup kita dengan warna berbeda-beda untuk mempertegas keindahan hasil sulaman.
Sikap kita terhadap sebuah permasalahan, ternyata lebih penting dibanding masalah itu sendiri. Kita sadar di dunia ini tidak ada satupun manusia yang tidak mempunyai masalah, karena memang karena itulah manusia terlahir ke muka bumi, untuk merampungkan masalah. Melalui sebuah masalah, nilai kita diuji oleh Allah. Akankah karena suatu masalah membawa kita semakin dekat kepada Allah? atau malah mungkin semakin jauh dari bimbingan Allah?
Begitulah, kita hidup di dunia ini, terkadang karena berbagai problema hidup seolah menenggelamkan sumber cahaya abadi yang ada dalam hati ini, padahal justru karena problema hidup itu, "nilai" kita semakin teruji. Bagaimana mungkin kita bisa dibedakan dengan makhluk Allah yang lain, bila kita tidak pernah diuji. Justru karena ujian, kita "dipaksa" untuk selalu mengasah akal dan fikiran kita. Justru karena ujian, kita selalu dan selalu melihat tanda -tanda kekuasaan Allah. Karena sesungguhnya bagi seorang mu'min "segalanya merupakan kebaikan".
"Yakinlah bahwa Allah SWT tidak membebani seorang hamba melainkan sesuai dengan kesanggupan hamba tersebut untuk menanggungnya"
No comments:
Post a Comment